Istighfar, Jalan Pulang yang Tenang
بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صلي وسلم علي سيدنا محمد وعلي أله وصحبه أجمعين
Manusia merupakan ciptaan tuhan yang sangat sempurna, dan istimewa dimana kesempurnaannya itu disampaikan langsung oleh sang penciptanya itu sendiri melalui wahyu langsung kepada kekasihnya, yaitu Baginda Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Sallama, hal ini kemudian diabadiakan dalam Al-Quran Surat At-Tin ayat: 4 dalamhalini Allah 'Azza wa Jalla berfirman sebagai berikut:
لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ
Sungguh telah kami ciptakan manusia dalam bentuk yang sangat indah. (QS. At-Tin: 4)
Kesempuraan manusia sebagaimana disebutkan dalam surat di atas adalah suatu kesempurnan yang universal, artinya kesempurnaan yang menyeluruh yang meliputi kesempurnaan ruh dan jasad atau disebut juga dengan kesempurnaan jasmani dan rohani. Adapun puncak sempurna manusia baik dibidang jasad atau jasmani maupun di bidang rohani adalah manusia memiliki bentuk yang sangat indah dengan kepala tegak keatas dilengkapi dengan akal yang sehat hingga manusia mampu menempati dirinya sebagai khalifat dimuka bumi. Hal ini juga ditegaskan Allah SWT dalam kitab sucinya, yaitu pada Quran Surat Al-Baqarah berikut ini:
وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤكَةِ ِانِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً قَالُوْا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ اِنِّيْ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
Ketika tuhanmu berkata kepada para Malaikat: Sesungguhnya aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi, mereka malaikat berkata: apakah engkau akan mengangkat sseorang yang berbuat rusak dan menumpahkan darah di muka bumi?. padahal kami senantiasa memujimu dan mengsucikanmu. Allah berkata sesungguhnya aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
Sebagai insan yang mulia, manusia mendambakan kebahagiaan, baik itu bahagia di dunia maupun bahagia diakhirat kelak, hal inilah yang selalu dinampakkan dalam setiap doa-doa yang selalu dipanjatkan aik diwaktu pagi maupun di waktu petang doa itu adalah sebagai berikut:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Wahai tuhan kami berikan kami kebahagian di dunia dan berikan kami bahagia di akhirat serta merdekakan kami dari api neraka.
Kebahagian yang abadi yang di harapkan semua manusia adalah saat dimana manusia itu menghembuskan nafas terakhirnya dalam keadaan selamat iman dimana saat itu dan seterusnya Allah SWT meridhainya. Dinukil dari Abdullah bin Alawi Al-Haddad seorang ulama besar yang dikenal dengan kedalaman ilmu dan nasihatnya bahwa di antara amalan yang dapat mengantarkan seorang muslim kepada husnul khatimah adalah memperbanyak istighfar, khususnya setelah salat Maghrib. Beliau menyebutkan sebuah bacaan istighfar yang dianjurkan dibaca sebanyak empat kali:
استغفر الله الذي لا اله الا هو الرحمن الرحيم الحي القيوم الذي لا يموت و اتوب اليه رب اغفرلي و لولدي
Aku memohon ampun kepada Allah, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Pengasih
lagi Maha Penyayang, Yang Maha Hidup dan terus mengurus makhluk-Nya, Yang tidak
akan mati. Aku bertaubat kepada-Nya. Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang
tuaku.
Baca Juga: Apakah Shalat Tashbih hanya di Bulan Ramadhan? Ini penjelasannya
Selain itu, dalam riwayat Abu سعيد الخدري RA, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa siapa saja yang membaca istighfar berikut sebanyak tiga kali sebelum tidur, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya, walaupun sebanyak buih di lautan, sebanyak pasir di gunung, atau sepanjang umur manusia di dunia:
استغفر الله العظيم الذي لا اله الا هو الحي القيوم واتوب اليه
Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang
Maha Hidup dan terus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertaubat kepada-Nya.
Amalan sederhana ini mengandung keutamaan besar. Dengan membiasakannya, seorang muslim tidak hanya membersihkan dosa, tetapi juga menumbuhkan harapan untuk mengakhiri hidup dalam keadaan baik (husnul khatimah).
Lihat Jauhar al-Mauhub wa Munabbihat al-Qulub h. 24 - 25
Baca Juga: Yuk, Maksimalkan Hari Jumat dengan Amalan Ini

0 Komentar